Terbanglah Merpati

                                                 
pernah ada kutipan halus
sebuah basa-basi tentang hati yang rapuh menanti

kini terbanglah merpati
menggapai asa langit yang tinggi
menatap awan menghujani
untuk dapat turun kembali

dengan resah tanpa arah
mengiringi sendu lagu haru
kemana kaki melangkah pergi
hari lalu tak akan pernah kembali datang
walau iringan syahdu doa terantar
getir tetes airmata mengalir sepanjang malam

kamu telah dipanggil Penciptamu
betapapun kuatnya cintaku
hanya sampai pada gerombolan pengantarmu ke rumah persinggahan terakhirmu
untuk salam penghormatan terakhir

dan inilah rindu terhebat
saat dua dunia memisahkan
saat cinta terucap tanpa ada balasan
saat kunanti pertemuan indah berikutnya
di surgaNya..

sayang, ini bukan tentang kematian
ini tentang kerinduan..
Share this article :

Posting Komentar

 

Copyright © 2013. Sajak Jingga Lembayungsenja